OTOMOTIF
JAKARTA, KOMPAS.com - Menurut data dari Kepolisian RI, kecelakaan sepanjang 2009 mencapai 57.726 kasus di seluruh Indonesia. Korban tewas 18.025 jiwa alias rata-rata ada 50 nyawa manusia melayang setiap hari di seluruh penjuru Nusantara.
Di Jakarta saja, dari data Polda Metro Jaya tahun lalu dilaporkan telah terjadi kecelakaan lalulintas sebanyak 7.329 kali. Berarti, setiap harinya tercatat 17 kasus, atau per bulannya 527 kejadian, sedang korban meninggal dunia mencapai 1.071 atau rata-rata empat nyawa hilang di ibukota.
Dari 7.329 kasus kecelakaan di Jakarta dan sekitarnya, sedikitnya 80 persen melibatkan sepeda motor. Adapun kerugian materiil mencapai dari Rp 12 miliar lebih.
Dengan latar belakang ini, PT Wahana Makmur Sejati (WMS), main dealer sepeda motor Honda Jakarta & Tangerang tak henti-hentinya menggelar safety riding. Kali ini, kegiatan diadakan khusus untuk perusahaan swasta, group customer dan klub sepeda motor yang tergabung di bawah naungan Asosiasi Honda Jakarta (AHJ).
Kegiatan ini bertajuk "Pelatihan Keselamatan Berkendara" dan diselenggarakan di Lapangan Parkir Stasiun Tanjung Barat, Jakarta Selatan, pekan lalu. Acara berhasil diikuti oleh 100 peserta yang dibekali berbagai pengetahuan mulai dari teori sampai praktik peraturan lalulintas hingga perilaku berkendaraan yang aman dan nyaman. Juga terdapat alat simulasi Honda Riding Trainer (HRT) dan praktik safety riding di lapangan.
"Meningkatnya pengguna sepeda motor dari tahun ke tahun di satu sisi menggembirakan kalangan pelaku otomotif. Namun di sisi lain juga bisa meningkatkan resiko kecelakaan di jalan. Banyak pengendara motor yang tidak memahami cara berkendara yang aman dan nyaman. Kami berharap, para peserta dapat menyebarluaskan materi yang diberikan ke lebih banyak orang," ujar Head Safety Riding WMS, Tony Purnama, dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com, hari ini.
Walaupun berdampak kecil, tim safety riding WMS berharap dapat berpartisipasi dalam menurunkan tingkat kecelakaan roda dua. “Kami juga berharap kegiatan seperti ini dapat memperbaiki perilaku pengguna kendaraan motor beroda dua di jalan raya, sehingga dapat mengurangi jumlah kecelakaan” tutup Tony .
Langganan:
Postingan (Atom)